6 Tips Bisnis Kucing Persia Agar Cepat Melejit

bisnis kucing persia

Tips Bisnis Kucing Persia – Siapa sih yang tidak kenal dengan hewan yang lucu sekaligus menggemaskan ini tak henti-hentinya membuat orang semakin merasa tertarik kepadanya. Dibalik sikapnya yang cenderung aktif dan menghibur pemiliknya. kucing juga memiliki beragam jenis yang diperjualbelikan sampai sekarang ini.

Namun baik kucing lokal maupun mancanegara, keduanya sama-sama membutuhkan perawatan yang serius dari majikannya, salah satu kucing yang sedang booming yang dimaksud yaitu kucing Persia. Binatang yang mempunyai ciri khas badan gemuk, tambun, serta hidung yang pesek ini banyak dipelihara lantaran mampu menghadirkan suasana yang ramai dan menyenangkan.

Bisnis Kucing Persia Bagaimana tidak? kucing Persia yang masih terbagi ke dalam spesies peaknose, medium, hingga himalaya ini disebut-sebut punya kecerdasan yang tak terbantahkan. Tak heran jika banyak pecinta binatang yang kerap mengadakan event modelling untuk si meong berbulu panjang ini.

Baca juga :

Hukum Jual Beli Kucing Menurut Islam

Bisnis kucing Persia sejatinya baru mulai dikembangkan dengan pesat begitu memasuki jaman millenial. Dimana permintaan pasar semakin meningkat, jenis kian beragam, serta potensi yang sangat sayang untuk disia-siakan.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menjalankan bisnis serupa, ada baiknya jika Anda memahami beberapa poin penting berkaitan dengan kucing persia sebelum memantapkan hati untuk melebarkan sayap di wirausaha ini. Simak berikut adalah tips bisnis kucing persia agar melejit.

Berikut Tips Bisnis Kucing Persia Agar Melejit

Selain saingan yang banyak, Anda pun harus cukup kreatif dalam mengenalkan hasil budidaya Anda kepada masyarakat. Apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan ketika bisnis kucing persia agar melejit, simak berikut ini.

  1. Kenali Sifat Dari Kucing Persia

    Mayoritas kucing Persia bisa dikatakan sebagai kucing yang pemalas, mereka enggan beraktifitas dengan semangat dan menghabiskan hampir separuh waktunya untuk tidur atau berdiam diri.

    Jadi Anda bisa menyimpulkan bahwa bisnis kucing Persia memerlukan usaha yang lumayan keras. Meskipun suka bermalas-malasan, kucing ini lebih pintar dibandingkan dengan kucing kampung.

  2. Persiapan Kucing Persia Untuk Dikawinkan

    Kenai teknik yang dianjurkan untuk mengawinkan kucing Persia. Tidak seperti kucing pada umumnya, kucing Persia terbilang lebih rumit lantaran mereka merupakan tipe yang sangat pemilih. Sehingga Anda harus membiarkan kucing ini untuk menentukan pasangannya sendiri secara alami.

    Pertama, Anda tidak boleh menyatukan kedua indukan kucing Persia di dalam satu kandang, letakkan mereka di tempat yang berbeda dengan jarak yang dekat.
    Biarkan kucing Persia mengenali pasangannya dengan cara melihat dan memperhatikan satu sama lain. Jika Anda sudah mendapati tanda kecocokan pada kedua kucing Persia, dekatkan kandangnya tetapi jangan disatukan.

    Apabila respon dalam beberapa hari positif, mulailah untuk menempelkan kandangnya. Jika keduanya sudah memperlihatkan tindakan mencium, menjilat, atau menyentuh tubuh, maka buka kandangnya.

  3. Mengawinkan Kucing Persia

    Selain tiga tips di atas, bisnis kucing Persia juga mewajibkan Anda untuk mengantongi langah efektif dalam hal perkawinan kucing ini. Pilihlah warna bulu dari indukan, karena ini akan berimbas pada kualitas bulu anakan yang akan dihasilkan nantinya.

    Anda bisa mengawiankannya dengan ras lain seperti anggora. Silangkan betina dengan anggora jantan agar lebih mudah saat perkawinannya berlangsung.

    Seminggu sebelum proses ini dilancarkan ada baiknya jika Anda membawa mereka ke dokter untuk memeriksakan bahwa keduanya benar-benar dalam keadaan yang sehat dan tidak ada riwayat penyakit apapun. Setelahnya, tentukan kandang yang bersih dan nyaman.

  4. Perawatan Kucing Persia

    Konsekuensi usaha bisnis kucing Persia juga harus dibarengi dengan keseriusan dalam merawatnya. Penting untuk diperhatikan bahwa kucing Persia suka sekali menjilati bulunya. Hal ini memungkinkan bulu yang rontok tertelan dan masuk ke saluran pencernaannya. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencampurkan margarin dengan pakannya, metode ini bertujuan agar hairball yang ditelan dapat dikeluarkan.

    Kucing Persia bisa juga memakan rumput untuk memuntahkan gumpalan bulunya. Namun jika Anda menjumpai gangguan batuk dan susah bernafas, ini menandakan bahwa hairbal semakin membesar. Jika ada gatal segera periksakan mereka ke dokter guna memperoleh penanganan yang tepat.

  5. Berikan Makanan Kucing Persia yang Tepat

    Pakan paling direkomendasikan untuk Persia adalah daging segar seperti ayam atau sapi yang digiling. Kondisi ini juga harus disertai dengan makanannya yang seolah dibuat menyerupai hidangan favoritnya di alam liar.

    Namun pilihan makanan lain seperti wet food atau dry food yang berupa biskuit juga bisa Anda jadikan sebagai sajian utama dalam kesehariannya. Berilah mereka minuman dari air yang sudah dimasak.

  6. Pastikan Tempat Tinggal Kucing Persia Nyaman

    Pastikan bisnis kucing Persia Anda berjalan lancar dengan mengoptimalkan kandang yang apik dan rapi, atur suhu ruangan serta kelembaban udaranya serta jauhkan mereka dari benda yang berpotensi memicu keracunan. Dan yang terakhir jangan lupa untuk memberikan vaksinasi herpes, leukimia, dan rabies secara rutin.