6 Cara Merawat Anak Kelinci Agar Tidak Meninggal

cara merawat anak kelinci

Cara Merawat Anak Kelinci – Kelinci salah satu hewan yang kecil dan banyak disukai orang mulai dari anak kecil sampai orang dewasa, banyak orang yang memelihara kelinci berusia dewasa.

Namun adakalanya kelinci dewasa tersebut melahirkan, dan masih banyak yang belum mengetahui cara merawat kelinci paska dilahirkan.

Jika tidak memberikan perawatan yang baik dan benar, anak kelinci tumbuh lambat dan sering terkena penyakit, membuat kelinci tidak lucu dan hanya membuat pemilik kerepotan.

Jika tidak ingin hal itu terjadi, Yuk simak rangkuman cara merawat kelinci yang baru lahir agar tidak meninggal berikut ini.

Berikut Cara Merawat Anak Kelinci Agar Tetap Tumbuh Sehat

Berikut ini adalah cara merawat anak kelinci agar tetap tumbuh sehat.

  1. Pisahkan Anak dan Induk Kelinci Dari Kelinci Jantan Dewasa

    Kelinci memang tidak sejahat kucing yang memakan anaknya sendiri, tetapi kelinci jantan dapat mengganggu proses induk merawat anak.

    Berbeda dengan kucing yang memakan anaknya sendiri, kelinci jantan dewasa sangat cepat mengawini kelinci betina meskipun dalam kondisi setelah melahirkan.

    Alangkah baiknya kelinci jantan dewasa dipisahkan dari kelinci yang akan melahirkan, sebelum proses melahirkan.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, dan usahakan Ketika dalam proses melahirkan, selalu dalam pengawasan.

  2. Pastikan Anak Kelinci dalam Keadaan Sehat

    Setelah memisahkan dengan kelinci jantan dewasa, selanjutnya periksa keadaan kelinci yang baru lahir dan induknya, namun jangan terlalu berlebihan dalam memeriksa.

    Karena kelinci sangat sensitive dengan aroma manusia, ia akan merasa terganggu jika anaknya dipegang oleh manusia, karena kelinci yang baru dilahirkan cenderung mudah stress.

    Jika terlihat ada ketidaknormalan pada anak dan induk, segera panggil atau bawa ke dokter hewan agar mendapat pelayanan yang tepat.

  3. Berikan Anak Kelinci Susu Formula

    Jika induk kelinci tidak lagi berada didekatnya dan tidak memberikan Asi dengan benar, maka segera lakukan pemberian susu formula pada anak kelinci.

    Anda dapat menggunakan susu formula yang biasa dikonsumsi anjing dan kucing.

    Lakukan dalam 2x sehari, dan perlu di perhatikan bahwa susu kelinci harus mengandung probiotik yang baik dan tidak mengandung susu sapi.

  4. Pastikan Anak Kelinci dalam Keadaan Hangat

    Setelah dilahirkan, kelinci biasa dihangatkan oleh induknya, namun induk kelinci tidak seperti manusia yang akan rajin merawat anaknya.

    Jika induk sudah mulai tidak memberi kehangatan, pastikan anda memberi kehangatan pada anak kelinci.

    Dengan cara menyiapkan kotak atau box untuk menampung anak kelinci, kemudian lapisi menggunakan handuk tebal dan lembut, siapkan setidaknya 2 handuk dan bentuk melipat lipat untuk kelinci bersembunyi.

  5. Berikan Makanan yang Sesuai Pada Anak Kelinci

    Selain memberi susu pada kelinci, makanan juga sangat penting untuk pertumbuhan kelinci, makanan yang dapat diberikan yakni:
    – Selada
    – Kangkong
    – Bayam
    – Rumput segar
    – Wortel

    Untuk porsi makanan pada anak kelinci yang berusia 2 minggu dapat diberi makan 3 kali sehari dalam ukuran mangkuk kecil.

    Ada beberapa makanan yang harus dihindari oleh kelinci agar tidak menyebabkan kelinci diare, diantaranya:
    – Sawi hijau
    – Cokelat
    – Gula
    – Yogurt .

  6. Cara Mengawinkan Kelinci

    Ketika kelinci sudah beranjak dewasa, berusia 7-8 bulan segeralah mengawinkan kelinci agar anda dapat memiliki ternak kelinci.

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengawinkan kelinci, Kelinci tidak mempunyai waktu khusus untuk melepaskan sel telur, jadi anda bisa mengawinkan kelinci dewasa kapan saja.

    Cara mengawinkan kelinci sebagai berikut:

    – Gunakan sarung tangan atau baju berlengan Panjang untuk mencegah tingkah agresif kelinci
    – Bawalah kelinci betina kepada kelinci jantan, dan selalu awasi, karena jika ada salah satu dari mereka yang agresif berlebihan segeralah keluarkan kelinci betina
    – Untuk mengetahui perkawinan berhasil atau tidak, yakni biasanya kelinci jantan akan naik ke tubuh kelinci betina dan akan jatuh ke bagian belakang setelah melakukan penetrasi.
    – Jika anda tertarik merawat kelinci dari lahir hingga mengawinkan, ikuti dan terapkan Langkah-langkah diatas agar memiliki kelinci yang tumbuh sehat dan tidak mudah mati.

Karakteristik Anak Kelinci

Kelinci termasuk hewan mungil yang sangat lincah, ia tergolong hewan mamalia kecil, dengan cara berkembang biak beranak atau vivipar, kelinci terbagi menjadi 2 janis yakni kelinci liar dan peliharaan.

Kelinci memiliki kaki belakang yang berotot dan memungkinkan memiliki kekuatan maksimum, berkemampuan manuver dan akselerasi yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu, kaki, paha dan tungkai.

Rongga hidung kelinci terletak pada bagian dorsal rongga mulut, saat bernapas, udara mengalir masuk melalui lubang hidung di sepanjang lipatan alar. Kelinci juga dapat tertidur denganm mata terbuka.

Daftar Makanan Anak kelinci beserta Harga

  • Wortel (Rp. 10.000 / 1kg)
  • Brokoli (Rp. 16.000 / 500gr)
  • Jagung (Rp. 10.000 / 100gr)
  • Tomat (Rp. 8.000 / 500gr)
  • Buah apel (Rp. 28.000 / 1kg)
  • Ubi jalar (Rp. 15.000 / 1kg)

Harga di atas hanya estimasi menurut versi kami.

Persiapan Kandang Anak Kelinci

Siapkan kandang untuk anak kelinci yang ingin anda pelihara, untuk tetap menjaga Kesehatan anak kelinci, gunakan kandang dengan berbahan dasar kayu maupun besi yang aman.

Selanjutnya le9takkan mainan di dalam kandang kelinci, agar kelinci tetap bisa bermain dengan nyaman, dan jangan lupa untuk memberi alas pada kandang yang bertujuan menampung kotoran anak kelinci, gunakan alas yang mudah dibersihkan, seperti kain handuk atau lainnya.

Estimasi Biaya Kandang Anak Kelinci

Berikut adalah estimasi harga kandang Anak kelinci, Versi kami.

No.AlatHarga
1.Kayu reng (1x3x400 cm)Rp. 10.000 x 6 (Rp. 60.000)
2.Kawat kasa 2 meterRp. 26.000
3.Paku 1 kgRp. 21.000
4.Mainan kelinciRp. 30.000
 TotalRp. 137.000